Selasa, 16 April 2013 - 10:33:26 WIB
PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Edy Syarifuddin menuding adanya upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau untuk menjegal majunya calon Independen di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau September mendatang.

Menurutnya, ini dapat dilihat dari keluarnya keputusan KPU Riau nomor 88 tahun 2013 yang merupakan revisi dari SK nomor 20 tentang tahapan jadwal program pendaftaran Bakal Calon Gubernur khususnya bagi calon perseorangan, dimana batas waktu penyerahan berkas dukungan calon perseorangan paling lambat 16 April.

"Seharusnya KPU melakukan revisi harus terencana, sajangan seperti ini. Sebagaimana kita lihat sekarang ini, KPU melakukan revisi Keputusan itu disaat yang tidak menguntungkan bagi calon Perseorangan, dimana pada tanggal 8 Calon perseroangan menyerahkan berkas dukungan, saat itu juga KPU menggelar rapat pleno revisi keputusan terdahulu, ini kan lucu, tidak ada yang terencana dengan baik," tandasnya kepada halloriau.com, Selasa (16/4/2013).

Seharusnya kata Edy, KPU jauh-jauh hari sudah melakukan sosialisasi terkait jadwal pendaftaran hingga kampanye pasangan bakal calon ini. Sehingga persiapan KPU bisa lebih matang.

"Kalau seperti sekarang ini kita melihat keputusan KPU itu merugikan calon perseorangan untuk maju. Karena otomatis dengan waktu singkat tidak mungkin bagi calon perseorangan untuk melengkapi kekurangan berkas dukungan itu," cetus Edy.(Dian Alhadi)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Post