TEMUKAN GANJA DALAM LIPATAN CELANA
Buronan Kejari Medan Ditangkap di Pekanbaru
Jumat, 12 April 2013 - 09:29:27 WIB
PEKANBARU - Berakhir sudah pelarian, Dedi Syahputra alis Milo (30). Buronan kasus narkoba Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan itu ditangkap tim gabungan intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara dan Kejati Riau di Jalan Garuda Sakti KM 1 Tampan, Rabu (10/4) sekitar pukul 19.30 WIB. Milo dibekuk di sebuah toko sepatu. Dalam penangkapan, Milo sempat melakukan perlawanan dan menolak mengakui kalau dirinya DPO atau buronan.

"Bukan saya bang. Saya orang baik di sini. Bukan saya," jelas Yunitri Sagala SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Medan, mencontohkan perkataan Milo saat ditangkap. Yunitri merupakan bagian tim gabungan tersebut.
Diceritakan Yunitri, Kejari Sumut sudah mengetahui keberadaan Milo di Pekanbaru sejak Minggu (7/4) lalu. Informasi ini didapat dari tim Satgas Kejagung yang berkoordinasi dengan Kejati Sumut. Informasi ini ditindaklanjuti dan dilakukan koordinasi dengan Kejati Riau.

Sebelum Milo ditangkap, tim gabungan melakukan koordinasi di Kejati Riau. Selanjutnya, puluhan tim mengendarai enam mobil langsung bergerak ke Rumah Makan Garuda Jaya Panam sekitar pukul 15.30 WIB, mengintai Milo.
"Malam sekitar pukul 19.00 WIB, Milo kelihatan tengah menawar-nawar sepatu. Setelah tim mencocokkan wajah Milo dengan gambar yang dibawa, tim berkesimpulan bahwa itu Milo," tutur Yunitri.

Milo lalu dibawa ke Bagian Pidana Umum (Pidum) Kejati Riau. Saat digeledah, petugas menemukan satu paket daun ganja kering di dalam lipatan celana dalam Milo. "Apa ini. Kau menyimpan ganja rupanya," cetus petugas yang memeriksa Milo secara mendalam di dalam sel tahanan.

Ke petugas, Milo mengaku ganja ini didapatkannya dari seorang pengedar di Pekanbaru. Pengakuan itu ini membuat petugas menggelandang ke Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Milo merupakan buronan kasus shabu yang berhasil melarikan diri dari Pengadilan Negeri (PN) Medan. Pelariannya itu sesaat dirinya hendak disidangkan oleh Yunitri Sagala SH. (linda)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Post