BANYAK PENJUALAN LAHAN ILEGAL
DPRD Nilai Pemkab Bengkalis Tak Tegas
Kamis, 11 April 2013 - 12:20:06 WIB
BENGKALIS-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) khususnya Bagian Pertanahan Setdakab tidak tegas membuat dan menerapkan peraturan-peraturan mengenai pertanahan. Terbukti dengan maraknya penjualan lahan secara illegal yang dilakukan aparatur-aparatur di tingkat desa.

Salah satunya penjualan lahan oleh Kadus di dusun Kenanga desa Sungai Selari baru-baru ini. "Ini sebenarnya berkaitan erat dengan ketegasan pemerintah kabupaten terutama bagian pertanahan, sosialisasi mengenai peraturan pertanahan jarang dilakukan sehingga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan transaksi secara illegal," pungkas ketua Komisi III DPRD Bengkalis Anom Suroto kepada Halloriau.com, Kamis,  (11/4/13).

Dikatakan Anom, legislator Bengkalis tentunya menyesalkan masih adanya praktek jual beli lahan oleh kepala dusun yang berujung merugikan masyarakat tempatan.  

"Perlu ditelusuri lebih jauh apa yang terjadi di desa-desa termasuk di dusun kenangan desa sungai selari tersebut, apakah benar ada praktek transaksi lahan tanpa sertifikat, kalau lahan itu milik pribadi mengapa ada masyarakat yang menuntut dan merasa dirugikan, tentu menjadi tanda tanya besar bagi semua pihak, ada apa sebenarnya," ujar Politisi Demokrat ini.

Ke depan lanjut Anom untuk mengantisipasi kejadian serupa, bagian pertanahan Setdakab Bengkalis  maupun BPN harus saling berkoordinasi untuk mensosialisasikan peraturan-peraturan pertanahan kepada masyarakat di desa-desa. "Bagaimana status tanah ulayat, jika memang tidak boleh diperjualbelikan, ya lakukan pelarangan secara insentif, jangan sampai masyarakat terus merasa dirugikan," pinta Anom .(Alf)



0 komentar:

Posting Komentar

Related Post