Jumat, 12 April 2013 - 08:54:52 WIB
PEKANBARU - Setelah sempat tertunda dalam beberapa bulan terakhir, akhirnya Pemerintah Provinsi Riau bersama perusahaan pemegang hak konsesi hutan yang area produksinya terkena dampak pembangunan TOL Pekanbaru- Dumai bakal duduk semeja lagi, membahas ganti rugi. Pembahasan ganti rugi yang dijadwalkan 16 Maret itu akan dilaksanakan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Hal in diungkapkan Assiten II Setdaprov Riau, Emrizal Pakis kepada halloriau.com, Jumat (12/4/2013) dikantornya. Menurutnya, sejauh ini  pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar  pengerjaannya jalan bebas hambatan pertama di Riau ini dapat digesa.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya sedang berupaya meraup dana APBN untuk digunakan proses ganti rugi lahan senilai Rp1 triliun. "Musyawarah akan dilaksanakan di Medan, Sumut nantinya. Semoga saja langsung final harganya dan tidak memberatkan kedua belah pihak. Intinya ini dilakukan untuk percepatan pembangunan tol tahap satu yang menghubungkan Pekanbaru-Kandis sepanjang 7 kilometer," ungkapnya, Kamis (11/4).

Mantan kepala Bappeda ini juga  mengklaim pihaknya benar-benar serius menyelesaikan pembangunan jalan tol tersebut. "Kita ingin menunjukkan keseriusan kita. Kita ingin bayar didepan dengan maksud menarik dana APBN," serunya. (mg7)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Post