Kamis, 11 April 2013 - 09:50:40 WIB
UJUNG TANJUNG-Setelah Bawang, kini giliran harga Cabe yang meroket. Di pasar Tradisional di Kecamatan Tanah Putih, Kecamatan Rantau Kopar dan daerah lainya, harga cabe rawit di kisaran Rp45 ribu perkilogram, sementara harga cabe besar Rp30 ribu perkilogram.

Diungkapkan Atino (36), penjual di pasar tradisional, kenaikan itu sebenarnya sudah berlangsung beberapa pekan lalu, namun, tidak ada keluhan dari konsumen, karena harga cabe naiknya tidak tajam. "Harga cabe memang mahal. Sudah beberapa minggu ini naik, hanya naiknya tidak tinggi seperti bawang. Naiknya di kisaran lima ribuan," kata Atino Rabu (10/4/13).

Menurutnya, harga cabe memang tak stabil beberapa bulan ini. Harga jual di pasar tradisonal, tergantung dari produsen. Jika produsen naik, secara otomatis penjual di pasar tersebut juga menaikan harga. "Kami tergantung produsen. Mereka juga impor dari luar," katanya.

Sementara itu, Upik (31) penjual bawang di Pasar Tradisional Rantau Kopar, Kecamatan Rantau Kopar mengungkapkan, harga bawang sudah berangsur-angsur turun. Saat ini, kata dia, harga bawang putih dan merah di kisaran Rp35 ribuan. "Harga bawang sudah mulai turun, tapi masih cukup mahal. Biasanya kalo stabil dikisaran lima belas ribu sampai dua puluh ribu," ungkap dia.

Menanggapi kenaikan tersebut anggota DPRD Rohil, Hj. Rusmanita mengatakan keprihatinanya. Dia meminta agar pemerintah segera bersikap menanggapi persoalan ini. "Kan kasian masyarakat jika komoditas kebutuhan rumah tangga ini terus naik. Kemarin bawang, sekarang cabe, terus nanti apalagi," katanya. (Jon)




0 komentar:

Posting Komentar

Related Post