Jumat, 12 April 2013 - 08:10:37 WIB
Pemateri dari Tanoto Foundation memberikan materi kepada peserta Pelatihan Guru Mandiri yang ditaja PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) dan Tanoto Foundation (TF), Selasa (9/4/2013). Foto: Media Relations PT RAPP
TERKAIT:
KEBUN LADO-Sebanyak 42 guru yang berasal dari tujuh sekolah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengikuti kegiatan Pelatihan Guru Mandiri yang ditaja oleh PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) dan Tanoto Foundation (TF). Acara tersebut berlangsung dari Senin (8/4/2013) sampai Jumat (12/4/2013), di Gedung Pertemuan Desa Kebun Lado Kabupaten Kuansing.

Peserta pelatihan terdiri dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Muara Lembu, SDN 003 Pulau Padang, SDN 005 Kebun Lado, SDN 001 Petai, SDN 003 Sungai Paku, SDN 001 Lipat Kain, dan SD Global Andalan Estate Logas RAPP.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendidikan Kecamatan Singingi Hilir, H. Idiani, S. Pd, Regional Project Manager TF, Medi Yusva, Stakeholder Relations Area Kuansing Eka Haris, serta tim RAPP Estate Logasdan TF.

Dalam sambutannya, Medi Yusva, selaku Regional Project Manager TF menyampaikan bahwa sejak tahun 2011, TF bekerja sama dengan RAPP sudah menggulirkan berbagai program pembinaan kepada 65 sekolah yang tersebar di empat kabupaten, antara lain Pelalawan, Indragiri Hulu, Kampar, dan Kuansing.

''Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dan kepedulian Bapak Sukanto Tanoto dan keluarga terhadap pendidikan, melalui RAPP dan TF,'' katanya seperti dalam siaran pers yang diterima Halloriau.com, Kamis (12/4/2013).

Sementara Neneng Yoharni, salah seorang peserta yang berasal dari SDN 001 Petai mengatakan bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi peningkatan kapasitasnya sebagai tenaga pengajar. ''Ada beberapa materi yang diajarkan kepada peserta, seperti pembelajaran koperatif, dan cara mengelola kelas,'' ujarnya.

Neneng juga mengakui bahwa pelatihan yang diselenggarakan oleh RAPP-TF tersebut berlangsung menyenangkan dan dilaksanakan dengan cara yang sangat atraktif. ''Kami semua senang ikut pelatihan ini. Pelatihannya menyenangkan bagi para peserta dan bermanfaat,'' tambahnya.

Selain itu, Neneng juga berharap agar dapat diberikan materi pengajaran terkait Ujian Nasional (UN), agar ia dan para guru lainnya dapat mengajar para siswa yang akan mengikuti UN dengan cara yang lebih baik. (*/Yusni Fatimah)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Post