Selasa, 16 April 2013 - 09:36:17 WIB
PEKANBARU - Pemprov Riau mengundang Pemkab Rohul dan Kampar untuk membahas kembali polemik tapal batas Rohul-Kampar, Senin (15/4/2013). Pasalnya, polemik tapal batas kedua wilayah itu telah membuat lima desa terombang ambing dalam menentukan sikapnya harus berpijak ke pemerintahan yang mana.

"Sementara ini kita masih membahas titik kordinat kedua wilayah. Ini dilakukan seiiring arahan kementerian dalam negeri dan gubernur Riau. Namun, dalam hal ini, sesuai arahan dari Kemendagri bahwa Pemprov sebahai perwakilan pemerintah pusat untuk menetapkan tapal batas tapal ada yang dirugikan. Makanya kita kembali bahas persoalan ini agar cepat tuntas," jelas Assisten I Pemprov Riau, Abdul Latief.

Dijelaskannya, sesuai Permendagri nomor 76 tahun 2012, gubernur diberikan kewenangan dalam mengambil keputusan penetapan tapal batas di wilayahnya untuk menghindari polemik.

"Rencananya, 22 April mendatang kedua kabupaten akan menyerahkan berkas-berkas yang menyangkut tapal batas yang bermasalah itu untuk disepakati. Setelah itu akan membuat peta kerja di lapangan untuk menentukan bidang tapal batas itu sendiri," urainya. (Debsy Septiani/MRNetwork)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Post